25 Jenis Pohon Buah yang Cocok Ditanam di Pot, Hemat Lahan dan Tetap Berbuah

25 Jenis Pohon Buah yang Cocok Ditanam di Pot, Hemat Lahan dan Tetap Berbuah

25 Jenis Pohon Buah yang Cocok Ditanam di Pot (Tabulampot)
25 Jenis Pohon Buah yang Cocok Ditanam di Pot (Tabulampot)

Menanam buah dalam pot (tabulampot) adalah solusi cerdas untuk lahan terbatas. Berikut 25 jenis yang cocok, dengan catatan perawatan yang tepat (cukup sinar matahari, penyiraman, pemupukan, dan pemangkasan) akan membuatnya rajin berbuah.

Kelompok Buah-Buahan Populer & Cepat Berbuah:

1. Jeruk Lemon (Citrus limon): Varietas seperti 'Lemon California' atau 'Lemon Sunkist' sangat adaptif. Wangi bunga dan buahnya menyegarkan.
2. Jeruk Limau/Nipis (Citrus aurantifolia): Dibutuhkan untuk masakan dan minuman. Tahan pemangkasan, cocok di pot kecil.
3. Jeruk Keprok (Citrus reticulata): Pilih varietas genjah seperti 'Keprok Batu 55'. Perawatan mirip jeruk lainnya.
4. Jambu Air (Syzygium aqueum): Varietas 'Citra' dan 'Madu' sangat produktif. Butuh sinar matahari penuh.
5. Jambu Biji (Psidium guajava): Varietas 'Kristal' (biji sedikit) dan 'Getas Merah' cocok untuk pot. Rajin berbuah.
6. Belimbing (Averrhoa carambola): Bentuk buahnya unik. Pilih varietas manis seperti 'Belimbing Demak Madu'.
7. Sawo (Manilkara zapota): Tahan naungan parsial, batang kokoh. Buah manis dan bergetah.
8. Mangga (Mangifera indica): Pilih varietas genjah dan kerdil seperti 'Mangga Chokanan', 'Alphonso', 'Nam Dok Mai', atau 'Mangga Golek India'. Pot harus besar dan kuat.
9. Alpukat (Persea americana): Pilih varietas yang dikembangbiakkan dari cangkok/okulasi, bukan biji. Bisa juga dengan teknik tanam biji yang dipotong ujungnya untuk batang pendek.

Kelompok Buah Berry & Kecil-Kecil:

1. Stroberi (Fragaria × ananassa): Bukan pohon, tapi tanaman herba yang sempurna untuk pot gantung atau vertikal.
2. Blueberry (Vaccinium corymbosum): Butuh media tanam sangat asam (pH 4.5-5.5) seperti campuran gambut. Varietas 'Sunshine Blue' cocok untuk iklim tropis.
3. Ceri Brasil / Grumichama (Eugenia brasiliensis): Tahan pemangkasan, buah manis mirip ceri, bisa berbuah dalam pot.
4. Kelengkeng (Dimocarpus longan): Varietas 'Diamond River' atau 'Pingpong' dikenal genjah dan cocok untuk tabulampot.
5. Leci (Litchi chinensis): Mirip kelengkeng, pilih bibit hasil cangkok/okulasi dari induk yang sudah berbuah.

Kelompok Buah Eksotis & Unik:

1. Buah Naga (Hylocereus spp.): Termasuk kaktus pemanjat. Butuh penyangga dan pot yang stabil. Sangat produktif.
2. Ara / Tin (Ficus carica): Varietas seperti 'Brown Turkey' atau 'Panache Tiger' bisa berbuah di iklim tropis dengan sinar matahari cukup.
3. Delima (Punica granatum): Selain buah, bunganya juga cantik. Ada varietas kerdil (dwarf pomegranate) yang sangat cocok untuk pot kecil.
4. Murbei (Morus spp.): Daunnya untuk ulat sutra, buahnya manis-asam. Tahan dipangkas, tumbuh cepat.
5. Srikaya (Annona squamosa): Teknik penyerbukan manual bisa meningkatkan hasil buahnya.
6. Cermai/Malaka (Phyllanthus acidus): Buahnya masam, sering diolah. Tanaman kuat dan tahan hama.
7. Jambu Bol (Syzygium malaccense): Lebih sulit daripada jambu air, tetapi bisa berhasil di pot besar dengan perawatan intensif.
8. Kawista (Limonia acidissima): Tanaman yang kuat dan tahan kering. Buahnya harum, sering dijadikan sirup.
9. Sukun (Artocarpus altilis): Pilih varietas kerdil atau tanpa biji. Butuh pot yang sangat besar karena daunnya lebar.
10. Matoa (Pometia pinnata): Butuh waktu lama untuk berbuah, tetapi bisa dijadikan tanaman hias dulu di pot besar.
11. Kumquat / Jeruk Nagami (Citrus japonica): Buah kecil bisa dimakan beserta kulitnya. Sangat dekoratif dan rajin berbuah.

Tips Sukses Tabulampot:

· Pot: Gunakan pot dari tanah liat, drum bekas yang dipotong, atau plastik tebal dengan drainase yang baik (lubang di dasar).
· Media Tanam: Harus gembur, subur, dan porous. Campuran tanah, pupuk kandang/kompos, dan sekam mentah/bakar (2:1:1) adalah standar yang baik.
· Penyinaran: Minimal 6-8 jam sinar matahari langsung per hari.
· Pemupukan: Rutin dengan pupuk seimbang (NPK) dan pupuk kandang/kompos. Pupuk perangsang bunga diperlukan saat tanaman sudah siap berbunga.
· Pemangkasan: Bentuk tajuk dan pangkas ranting yang tidak produktif untuk merangsang pembungaan.
· Penggantian Media & Pot: Lakukan secara berkala (1-3 tahun sekali) saat tanaman sudah terlalu besar atau media sudah padat.

Selamat bercocok tanam! Dengan kesabaran dan perawatan, pekarangan atau teras Anda akan menjadi "kebun buah" mini yang produktif.

Posting Komentar

0 Komentar